Saturday, 16 December 2017
Review

Kelebihan Dan Kekurangan Drone DJI

Hadirnya drone pada beberapa tahun terakhir rupanya telah banyak memberikan perubahan pada perkembangan dunia teknologi sekarang ini. Teknologi yang digunakan untuk merekam suatu objek atau mengambil gambar dengan jarak yang jauh dan tinggi ini rupanya sangat membantu untuk merekam berbagai macam kejadian yang ada di bawahnya.

DJI-Phantom-3-Professional

            Hanya dengan menggunakan drone, Anda tak perlu bersusah payah untuk merekam berbagai macam fenomena dari atas. Alat yang dipasangi kamera ini hanya perlu difungsikan dengan cara diterbangkan dan dikendalikan dengan menggunakan remote control.

            Dengan berbagai macam kemudahan yang bisa Anda dapatkan dari drone yangsatu ini tentunya membuat para produsen drone berlomba-lomba untuk meningkatkan produksinya agar semakin laris di pasaran. Ada banyak produk serta merk drone yang dijual di pasaran, salah satunya adalah jenis drone DJI. Namun tidak dari merk serta produk tersebut memiliki kualitas yang mumpuni dan dapat memberikan hasil gambar yang bagus.

            Dari sekian banyak merk yang ada di pasaran, drone DJI menjadi salah satu drone yang dapat dipercaya karena memiliki kualitas yang tinggi dan dengan mutu yang terjamin. Dengan berbagai macam kelebihan yang dimilikinya, ternyata membuat drone DJI merilis beberapa seri.

            Salah satu seri terbaru yang dirilis oleh produsen drone DJI adalah drone yang berukuran kecil yang diberi nama Spark. Drone dengan ukuran yang paling kecil ketimbang den gan drone yang lainnya ini rupanya ditujukan untuk selfie.

            Para penggemar drone pastinya bertanya-tanya, apa sajakah kelebihan yang bisa didapatkan dari drone dengan ukuran sekecil ini? bahkan tidak sedikit pula yang membandingkan drone mungil yang satu ini dengan drone seri lainnya yaitu drone mavic Pro.

Nah, untuk memberikan pengetahun yang lebih kepada Anda mengenai perbedaan dari kedua seri drone DJI yang satu ini, berikut akan disajikan penjelasan perbe3daan drone yang dimiliki oleh kedua drone tersebut:

  1. Memiliki body yang berbeda

Hal pertama yang menjidi sorotan oleh kebanyakan orang tentunya body yang dimiliki oleh masing-masing drone tersebut. Hal tersebut tentunya sudah terlihat berbeda mengingat body dari Spark sendiri sangat mungil dan hanya memiliki bobot sekitar 300 gram saja.

Berbeda dengan drone Mavic Pro, drone yang memiliki body lebih besar dari drone Spark ini tentunya memiliki berat yang berbeda pula. Drone Mavic Pro ini sendiri rupanya memiliki berat dua kali lebih besar dibandingkan dengan drone DJI Spark.

Tak hanya memiliki berat yang berbeda saja, namun bentang diagonal yang dimiliki oleh masing-masing drone juga sangat berbeda dimana drone Mavic Pro memiliki bentan diagonal sepanjang 335 mm sedangkan untuk drone Spark memiliki bentang diagonal sepanjang 170 mm saja.

Walaupun terlihat mirip pada sat dibentangkan, namun kedua drone ini ternyata memiliki bentuk yang berbeda saat dilipat. Pada drone DJI Spark terbilang tidak praktis saat dilipat, hal ini karena ada empat tonjolan pada masing-masing sisi dari drone tersebut sehingga membuat Anda harus berate-hati pada saat menyimpan drone yang satu ini apalagi jika Anda memasukannya ke dalam tas.

Sementara itu, Mavic Pro memiliki bentuk kotak utuh apabila dilipat, tentunya dengan bentuk yang satu ini akan membuat drone DJI Mavic Pro aman untuk disimpan dimanapun termasuk di masukan ke dalam tas.

Walaupun sangat berbahaya apabila tidak hati-hati pada saat dibawa, ternyata tak membuat Sparka tidak memiliki keuntungan sama sekali. Dengan bodynya yang kecil ternyata membuat drone DJI Spark memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan drone DJI Mavic Pro.

Salah satunya yaitu drone Spark ini akan tetap bisa dijalankan walaupun harus melewati tempat yang sempit. Selain itu, dengan bodynya yang kecil membuat Spark tidak menjadi perhatian orang banyak pada saat di operasikan dibandingkan dengan Mavic Pro.

  1. Kualitas kamera dari masing-masing drone

Drone merupakan kamera yang bisa diterbangkan dan dikendalikan dengan menggunakan remote control. Hal ini berarti membuat Anda sama saja membeli sebuah kamera pada umumnya.

Dibuat dengan seri yang berbeda tentunya membuat kedua drone DJI ini juga memiliki kualitas yang berbeda pula. Untuk Spark itu sendiri ternyata telah dilengkapi dengan kualitas kamera sebesar 12 MP, sedangkan untuk Mavic Pro itu sendiri memiliki kualitas kamera yang sedikit lebih besar dibandingkan dengan Spark yaitu sebesar 12.35 MP.

Nah, satu hal yang tidak bisa Anda lewatkan dari drone Sparka adalah walaupun ditujukan untuk umum, namun drone yang satu ini rupanya telah dilengkapi dengan menggunakan sensor yang memiliki ukuran sama dengan Mavic Pro. Ukuran sensor yang digunakan tersebut sebesar ½.3” (CMOS) yang notabene untuk professional.

  1. Kualitas rekaman video dari masing-masing drone

Dengan kualitas yang berbeda, tentunya membuat kedua drone tersebut juga memiliki kualitas perekaman yang berbeda pula. Dimana Spark mampu merekam video kualitas 1080 Mbps dengan kecepatan mencapai 24 Mbps. Sedangkan untuk Mavic Pro itu sendiri bisa merekam 4K dengan kecepatan mencapai 60 Mbps meski keduanya sama-sama memiliki 30 fps.

Hasil gambar dari kedua drone tersebut juga memiliki perbedaan yang mencolok. Dimana drone Mavic Pro memiliki hasil gambar yang jauh lebih tajam, detail serta memiliki warna yang lebih hidup dibandingkan  dengan drone Spark.

Hasil gambar yang ditampakkan oleh Spark itu sendiri juga masih tampak dominan shadownya. Hal ini membuat Spark tidak terlalu mengesankan apabila digunakan untuk perekamana di low light dibandingkan dengan drone Mavic Pro itu sendiri. Namun, yang sama dari kedua drone tersebut adalah keduanya sama-sama smooth

  1. Hasil jepretan foto dari masing-masing drone

Walaupun Spark memiliki nilai minus pada hasil perekaman video, namun drone mungil yang satu ini rupanya unggul dalam jepretan foto yang dihasilkannya. Hal ini karena Spark rupanya telah dibekali dengan fitur yang tidak ada pada drone DJI lainnya.

Dimana Spark dilengkapi dengan menggunakan fitur shallowFocus yang bisa menghasilkan foto dengan depth of filed sempit (atau seperti mode portrait yang ada pada iPhone).  Selain itu, drone mungil yang satu ini rupanya dilengkapi dengan menggunakan 2 mode Pano yang dapat digunakan untuk mengambil panorama secara otomatis.

Mode pertama dari Spark tersebut dapat digunakan untuk mengambil secara vertical, sedangkan pada mode kedua dapat digunakan secara horizontal. Yang lebih menariknya lagi, kedua mode tersebut dapat digunakan dengan format grid untuk bisa mendapatkan hasil gambar yang lebih luas.

Namun, hal ini bukan berarti Mavic Pro juga memiliki kelemahan dalam bidang mengambil gambar. Digunakan sebagai drone untuk professional, membuat Mavic Pro dilengkapi dengan menggunakan kamera sebesr 12.35 MP dan lensa f/2.2 atau setara dengan 35 mm serta shutter speed mulai dari 8 detik hingga 1/80000 detik yang tentunya akan memuaskan para professional.

Dengan kelebihan yang dimiliki oleh masing-masing drone tentunya membuat kedua drone tersebut memiliki harga yang berbeda. Dimana drone DJI dijual dengan harga USD 499 sedangkan Mavic Pro dijual dengan harga USD 999.

Referensi: www.bhinneka.com/category/drone.aspx

Post Comment